jump to navigation

PENGAMATAN LINGKUNGAN DAN ANALISIS INDUSTRI Januari 2, 2009

Posted by syairdunk in Life Style.
trackback

Pertanyaan-pertanyaan diskusi :

1. Mengapa ketidakpastian lingkungan menjadi topik yang penting dalam manajemen strategis?

Jawab : Ketidakpastian lingkungan mengacu pada gabungan antara tingkat kompleksitas dengan tingkat perubahan dalam lingkungan eksternal organisasi. Ketidakpastian lingkungan merupakan ancaman bagi manajemen strategis karena ketidak pastian menghambat kemampuan organisasi untuk mengembangkan rencana jangka panjang dan untuk membuat keputusan strategis untuk menjaga perusahaan seimbang dengan lingkungan eksternal.

2. Diskusikan mengenai bagaimana suatu perkembangan dalam lingkungan masyarakat suatu perusahaan dapat mempengaruhi perusahaan melalui lingkungan kerjanya. Berikan contoh.

Jawab : Untuk memahami lingkungan kerja perusahaan, manajemen perlu memonitor dan memahami keinginan dari setiap kelompok stakeholder. Setiap kelompok stakeholder, termasuk masyarakat, memiliki kriteria sendiri untuk menentukan seberapa baik kinerja perusahaan dan terus menerus menilai aktivitas perusahaan dalam hal pengaruhnya terhadap kelompok.

Sebagai contoh, jika kelompok masyarakat tidak percaya bahwa perusahaan tidak akan melakukan aktivitasnya sebagaimana mestinya, maka masyarakat akan menekan organisasi untuk memperbaiki situasi. Oleh karena itu, semua level manajemen harus peduli tidak hanya pada stakeholder prinsipal dalam lingkungan kerja perusahaan, tetapi juga pada kriteria-kriteria yang digunakan oleh setiap kelompok dalam menilai kinerja perusahaan.

3. Bagaimana penganalis mengidentifikasi faktor-faktor strategis eksternal bagi perusahaan tertentu?

Jawab : Salah satu cara bagi penganalis dalam mengidentifikasi dan menganalisis perkembangan dalam lingkungan sosial adalah dengan menggunakan Matriks Analisa Tren Lingkungan, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut :

Pertama, identifikasi kekuatan yang muncul dari setiap kekuatan yang ada dalam lingkungan sosial.

Kedua, berusaha memastikan pengaruh yang paling mungkin dari setiap kecenderungan tersebut, terhadap sepuluh elemen yang ada di lingkungan kerja perusahaan.

Pendekatan tersebut memungkinkan manajer strategis mengestimasi bagaimana perkembangan di masa yang akan datang mempengaruhi perusahaan melalui pengaruh-pengaruhnya terhadap elemen-elemen dalam lingkungan kerja perusahaan.

4. Apa yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk memastikan bahwa informasi mengenai faktor-faktor lingkungan strategis mendapatkan perhatian dari pembuat strategi?

Jawab : Jika dianalisis, data lingkungan akan membentuk sekumpulan isu lingkungan strategis, dimana tren dan perkembangan dapat digunakan untuk menentukan kondisi yang akan datang. Akan tetapi, sepanjang menajemen strategis diperhatikan, tren dan perkembangan tersebut harus menganalisis lebih jauh isu-isu lingkungan strategis untuk mengidentifikasi pentingnya isu tersebut bagi masa depan perusahaan.

Untuk memastikan bahwa informasi mengenai faktor-faktor lingkungan mendapat perhatian dari pembuat strategi, manajemen dapat menggunakan isu matriks prioritas untuk membantu mereka memutuskan mana isu strategis yang hanya perlu diamati (prioritas rendah) dan mana yang perlu dimonitor sebagai faktor strategis (prioritas tinggi). Mereka dapat mengkategorikan faktor-faktor eksternal perusahaan sebagai kesempatan dan ancaman, dan memasukkannya dalam perumusan strategi mereka.

5. Menurut Porter, faktor-faktor apakah yang menentukan tingkat intensitas persaingan antara perusahaan-perusahaan? Secara singkat, jelaskan masing-masing faktor tersebut.

Jawab : Porter dalam analisa strategi kompetitifnya berpendapat bahwa perusahaan lebih memberikan perhatian pada persaingan yang ada dalam industrinya. Dalam melakukan pengamatan industri, perusahaan harus menilai pentingnya lima kekuatan untuk sukses, yaitu :

Ø Ancaman pendatang baru; biasanya membawa kapasitas baru sebagai usaha untuk mendapatkan keuntungan dari pasar saham, dan sumber daya penting. Mereka akan menjadi ancaman untuk membangun perusahaan.

Ø Persaingan di antara perusahaan yang sudah ada; yang digerakkan oleh satu perusahaan dapat dipastikan mempengaruhi para pesaingnya dan mungkin menyebabkan pembalasan atau usaha-usaha perlawanan. Menurut Porter, intensitas persaingan berhubungan dengan beberapa faktor yaitu : jumlah pesaing, tingkat pertumbuhan industri, karakteristik produk atau jasa, jumlah biaya tetap, kapasitas, tingginya penghalang untuk keluar, dan diversitas pesaing.

Ø Ancaman produk pengganti; yang biasanya muncul dalam bentuk berbeda, tetapi dapat memuaskan kebutuhan yang sama dari produk lain. Menurut porter, “Pergantian membatasi pendapatan potensial dari suatu industri karena batas atas pada harga-harga perusahaan dalam suatu industri berpengaruh signifikan terhadap laba.”

Ø Bargaining Power (kekuatan penawaran pemasok); dapat mempengaruhi industri dengan menaikkan harga atau menurunkan kualitas barang atau jasa yang dibeli.

Ø Kekuatan penawaran Pembeli; mempengaruhi industri dengan kemampuan mereka untuk menekan turunnya harga, permintaan terhadap kualitas atau jasa yang lebih baik, dan memainkan peran untuk melawan satu pesaing dengan lainnya.

6. Deskripsikan pentingnya penghalang masuk dan penghalang mobilitas dalam suatu industri. Berikan contohnya!

Jawab : Suatu perusahaan atau unit bisnis dalam suatu industri atau kelompok strategis membuat keputusan-keputusan strategis yang tidak dapat dengan mudah ditiru oleh pesaing di luar kelompok tersebut tanpa mengeluarkan biaya yang mahal dan waktu yang lama. Hal tersebut biasa dikenal dengan penghalang masuk. Penghalang-penghalang tersebut penting bagi manajer strategis karena keberadaannya dapat mengurangi atau meningkatkan persaingan dalam suatu pangsa pasar.

Penghalang tidak hanya melindungi perusahan-perusahaan dalam kelompok strategis dari masuknya perusahaan di luar industri, tetapi juga menyediakan penghalang untuk berpindah dari satu kelompok strategis ke kelompok strategis lainnya. Hal inilah yang disebut dengan penghalang mobilitas.

Sebagai contoh, perusahaan seperti Procter & Gamble dan General Mills, yang memproduksi produk seperti Tide dan Cheerios, menciptakan penghalang masuk usaha periklanan dan promosi yang dilakukan.

7. Menurut Miles dan Snow, persaingan perusahaan dalam suatu industri dapat dikelompokkan menjadi empat tipe dasar berdasarkan orientasi stategis generik mereka. Jelaskan secara singkat keempat tipe tersebut!

Jawab : Tipe-tipe umum strategis menurut Miles dan Snow terdiri dari beberapa karakteristik :

Ø Defenders; adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki lini produk terbatas dan berfokus pada efisiensi kegiatan-kegiatan operasi mereka yang telah ada. Orientasi pada harga tersebut, membuat perusahaan tidak suka melakukan inovasi pada daerah-daerah yang baru.

Ø Prospectors; adalah perusahaan-perusahaan yang memiliki lini produk luas, dan berfokus pada inovasi produk dan peluang-peluang pasar. Mereka cenderung untuk lebih menekankan kreativitas dibandingkan efisiensi.

Ø Analyzers; adalah perusahaan yang beroperasi paling sedikit pada dua wilayah pasar produk yang berbeda, satu stabil dan satu variabel. Perusahaan-perusahaan tipe ini menekankan pada efisiensi pada area yang stabil dan inovasi pada area variabel.

Ø Reactors; adalah perusahaan-perusahaan yang kurang memiliki konsistensi hubungan antara strategi, struktur, dan budaya. Tanggapan-tanggapan mereka sering tidak efisien terhadap tekanan-tekanan lingkungan.

8. Mengapa mata-mata industri menjadi isu penting dalam manajemen strategis?

Jawab : Penelitian menunjukkan bahwa orang banyak melakukan pengamatan terhadap lingkungan secara informal dan individual. Mereka memperoleh informasi dari berbagai sumber, seperti pelanggan, pemasok, pegawai bank, konsultan, publikasi, pengamatan pribadi, bawahan, atasan atau rekan kerja.

Banyak orang di semua tingkat organisasi dapat memperoleh banyak data dalam waktu singkat. Oleh karena itu, manajemen puncak harus mengembangkan sistem untuk mendapatkan data dari pihak-pihak yang memilikinya ke orang-orang yang dapat mengintegrasi data-data tersebut dengan informasi-informasi lain, untuk menjadi suatu bentuk pengukuran lingkungan yang komprehensif.

9. Banyak peramalan jangka panjang yang tidak tepat, tetapi mengapa orang tetap bersusah payah melakukannya?

Jawab : Perencanaan jangka panjang penting terutama bagi perusahaan yang memiliki aset besar, seperti otomobil atau perusahaan mesin-mesin berat. Pada perusahaan-perusahaan jenis ini, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mengubah proposal yang diterima menjadi produk akhir. Sebagian besar perusahaan harus mendasarkan perencanaan masa depan mereka pada peramalah – seperangkat asumsi mengenai seperti apa masa depan. Asumsi dapat diperoleh dari visi wirausahawan, dari harapan bahwa masa depan akan sama dengan masa sekarang atau dari pendapat-pendapat para ahli.

10. Bandingkan dan cari perbedaan ekstrapolasi kecenderungan dengan penulisan skenario sebagai teknik peramalan!

Jawab : Secara singkat perbedaan keduanya dapat dijelaskan sebagai berikut

Ø Ekstrapolasi adalah perluasan kecenderungan saat ini ke dalam masa depan. Seperti dicontohkan sebuah perusahaan yang menggunakan asumsi bahwa dunia ini konsisten dan perubahan berjalan secara perlahan-lahan pada jangka waktu yang pendek. Tipe pendekatan tersebut melibatkan metode time series, yang berusaha memasukkan serangkaian peristiwa masa lalu ke dalam masa depan. Kelemahan utama peramalan adalah kecenderungan masa lalu didasarkan pada seperangkat pola atau hubungan di antara begitu banyak variabel yang berbeda-beda, sehingga perubahan pada suatu variabel dapat secara drastis mengubah arah kecenderungan.

Ø Penulisan skenario merupakan teknik peramalan yang paling sering digunakan setelah ekstrapolasi kecenderungan. Mula-mula dikembangkan oleh Royal Dutch Sell, penulisan skenario adalah “deskripsi terfokus mengenai masa depan yang secara mendasar berbeda, yang dihadirkan dalam naskah yang koheren atau dalam model naratif.” Oleh karena itu, skenario hanyalah deskripsi tertulis mengenai keadaan masa depan, dalam hal isu-isu dan variabel-variabel penting, atau dapat juga dibuat dengan menggabungkannya dengan teknik-teknik peramalan lainnya.

Komentar»

1. susanti - Juli 3, 2013

sangat membantu disaat tugas yang menumpuk, thanks

syairdunk - Juli 8, 2013

sama-sama. semoga bermanfaat

2. Aryo Wicaksono Jati - September 28, 2013

yakin ga nih jawabannya?

syairdunk - Oktober 10, 2013

ini hasil diskusi kelompok wktu msih kuliah,,jd yakin ga yakin,,😀

3. Aryo Wicaksono Jati - September 28, 2013

nyontek ini aja lah buat tugas

syairdunk - Oktober 10, 2013

monggo silahken

4. Aryo Wicaksono Jati - September 28, 2013

thank you ya.

5. imaa - Februari 25, 2014

wahh ini persis di buku karangan Hunger. ada bab 3-nya ga???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: