jump to navigation

PENELITIAN KUW Desember 31, 2008

Posted by syairdunk in Current Affair.
trackback

(Melacak strategi-strategi pada aktivitas utama dan aktivitas pendukung perusahaan)

Pendekatan rantai nilai, pertama kali, dirumuskan oleh Michael Porter pada pertengahan dasawarsa 1980an dan sejak itu dikenal oleh banyak pihak. Tidak berbeda dengan pendekatan fungsional, pendekatan ini juga mencoba melakukan proses disagregasi perusahaan. Untuk mengenali kekuatan dan kelemahan perusahaan, Porter menyatakan bahwa pada dasarnya perusahaan harus dilihat sebagai kumpulan aktifitas yang saling terkait satu sama lain untuk menghasilkan dan menjual barang dengan harapan mampu memberikan kepuasan kepada konsumen.

Adapun perusahaan yang kami jadikan objek pengamatan kami dalam tugas ini adalah Pabrik Roti Karunia. Pabrik ini berlokasi di Anduonohu, tepatnya di Jalan EA Mokodompit, Lr. Frid , yaitu berdekatan dengan lokasi pabrik Perusahaan Air Minum FRID. Perusahaan ini dididirikan pada tahun 1998 oleh pemiliknya yang bernama Bapak Subaktiar Atan.

Pada dasarnya ada tiga tahapan yang perlu dikerjakan. Pertama, dan yang menjadi fokus pada tugas ini yaitu manajemen perlu secara detail mengidentifikasi aktifitas yang perlu dikerjakan, baik langsung maupun tidak langsung, sejak sebelum memproduksi barang, proses produksi, menyampaikan barang tersebut ke konsumen, dan pelayanan purna jual. Dalam hal ini dibedakan ke dalam 2 kelompok besar yaitu :

1) Aktifitas Pokok, terdiri dari :

© Logistik masuk : yaitu aktivitas-aktivitas seperti penanganan bahan baku, gudang, dan kontrol persediaan, digunakan untuk menerima, menyimpan, dan menyebarkan input-input ke produk.

Strategi dalam perusahaan :

Perusahaan dalam aktifitas logistik masuk, dalam hal ini bahan baku, diperoleh selain dari daerah Kendari sendiri berupa bahan-bahan pembantu seperti gula pasir, mentega, dan lain-lain, ada juga yang didatangkan dari Surabaya berupa tepung (langsung dari pabrik tepung itu sendiri), termasuk plastik kemasan.

© Aktivitas Operasi : yakni aktivitas-aktivitas yang diperlukan untuk mengkonversi input-input yang disediakan oleh logistik masuk ke bentuk produk akhir, permesinan, pengemasan, perakitan, dan pemeliharaan peralatan.

Strategi dalam perusahaan :

Berikut ini akan dijelaskan secara singkat proses pembuatan roti mulai dari bahan baku hingga menjadi barang jadi. Adapun proses pembuatannya adalah sebagai berikut :

1. Bahan baku yang diperlukan diangkut dan dikumpulkan dibagian pencampuran.

2. Setelah semua bahan terkumpul, maka bahan tersebut dimasukkan ke dalam mixer meliputi terlur, gula pasir halus dan dikocok selama beberapa menit hingga warnanya keputihan dan agak kental.

3. Setelah pencampuran awal ini selesai, baru kemudian adonan ini ditambah garam, mentega dan terus diaduk hingga rata baru dimasukkan terigu dan ragi sedikit demi sedikit hingga adonan bisa digiling

4. Setelah adonan selesai, maka langkah selanjutnya menghaluskan, dengan maksud agar tidak ada adonan yang masih menggumpal terigunya.

5. Setelah adonan benar-benar halus, adonan tersebut siap untuk dipotong sesuai dengan ukuran dengan menggunakan mesin pemotong, lalu potongan tersebut siap dibentuk. Dalam proses pembentukan ini dimasukkan bahan penolong seperti kacang, meses, coklat, seley, dan lain-lain sesuai jenis roti yang akan dibuat lalu disimpan secara teratur di atas talang yang telah disiapkan.

6. Selanjutnya roti mentah tadi diangkut dan disimpan di dalam suatu ruangan khusus untuk pengendapan atau steam dalam beberapa menit, hal ini dimaksudkan agar roti dapat mengembang dengan baik sehingga nantinya akan dihasilkan roti yang memiliki rasa yang enak serta kualitas yang bagus.

7. Jika roti sudah mengembang, selanjutnya dimasukkan ke dalam oven untuk dibakar hingga matang setelah sebelumnya roti-roti tersebut diolesi mentega untuk menghindari kerusakan.

8. Setelah matang, roti tersebut langsung dimasukkan dalam plastik namun terlebih dahulu harus diangin-anginkan supaya tidak cepat berjamur dan tahan lama.

9. Setelah benar-benar dingin, baru roti siap dibungkus dan dikemas ke dalam plastik yang sudah diberikan labelnya sesuai dengan jenisnya.

© Logistik keluar : yaitu aktivitas-aktivitas yang melibatkan pengumpulan, penyimpanan, dan pendistribusian secara fisik produk final kepada para pelanggan. Contoh-contoh dari aktivitas ini meliputi penyimpanan barang jadi di gudang, dan pemrosesan pesanan.

Strategi dalam perusahaan :

Tahap ini adalah kelanjutan dari proses produksi pada poin (9) di atas, selanjutnya diangkut ke gudang penampungan sebelum disalurkan ke konsumen. Saat ini, pabrik setiap harinya mampu menghasilkan sebanyak 10.000 roti per harinya dengan jenis yang berbeda di mana dalam hal ini pabrik memproduksi 10 macam roti baik jenis maupun rasanya, atau sekitar 1 ton per bulannya.

© Pemasaran dan penjualan : yakni aktivitas-aktivitas yang diselesaikan untuk menyediakan sarana yang melaluinya para pelanggan dapat membeli produk dan mempengaruhi mereka untuk melakukannya. Untuk secara efektif memasarkan dan menjual produk, perusahaan mengembangkan iklan-iklan dan kampanya profesional, memilih jaringan distribusi yang tepat, dan memilih, mengembangkan, dan mendukung tenaga penjualan mereka.

Strategi dalam perusahaan :

Sedangkan daerah pemasarannya adalah seluruh wilayah Sulawesi Tenggara kecuali Kolaka Utara dan Bombana yang sampai saat ini distribusinya belum sampai ke sana.

Dari segi distribusi dan pemasaran produk, kami melihat bahwa perusahaan masih menggunakan armada-armada kendaraan roda dua langsung ke konsumen. Hal ini kurang efektif bila dibandingkan dengan mengantar atau menitipkan pada perusahaan penjualan yang sudah mempunyai nama besar seperti swalayan. Kami yakin, jika ini diterapkan maka skala produksi perusahaan bisa bertambah luas.

© Servis : yaitu aktivitas-aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan atau memelihara nilai produk. Perusahaan terlibat dalam sejumlah aktivitas yang berkaitan dengan jasa, termasuk instalasi, perbaikan, pelatihan, dan penyesuaian.

Strategi dalam perusahaan :

Berdasarkan pengamatan kami, tahap ini belum termasuk dalam rantai nilai perusahaan.

2. Aktivitas pendukung; terdiri dari :

© Pembelian : yaitu aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk membeli input-input yang diperlukan untuk memproduksi produk perusahaan. Input-input pembelian meliputi item-item yang semuanya dikonsumsi selama proses manufaktur produk (misalnya bahan baku dan supplier, juga aktiva tetap – yaitu mesin-mesin, peralatan laboratorium, peralatan kantor, dan gedung).

Strategi dalam perusahaan :

Item-item yang dikonsumsi selama proses manufaktur yakni bahan baku :

1. Bahan Baku Utama : 2. Bahan baku pembantu :

– Terigu – Coklat

– Gula Pasir – Meses

– Mentega – Kacang

– Ragi/ Pernifan – Selai

– Garam – Susu

– Air – Telur

– Plastik

Semua bahan di atas diperoleh dari Kendari, namun khusus untuk tepung terigu langsung didatangkan dari pabrik di Surabaya dengan pesanan dalam partai besar.

© Pengembangan Teknologi : yaitu aktivitas-aktivitas yang dilakukan untuk memperbaiki produk dan proses yang digunakan perusahaan untuk memproduksinya. Pengembangan teknologi dapat dilakukan dalam bermacam-macam bentuk, misalnya peralatan proses, desain riset, pengembangan dasar, dan prosedur pemberian servis.

Strategi dalam perusahaan :

Mesin dan peralatan yang digunakan dalam pembuatan roti pada Pabrik Roti Karunia adalah :

– Mesin Mixer, digunakan untuk mencampur semua bahan baku yang diperlukan dalam pembuatan roti

– Mesin rolling, digunakan untuk menghaluskan adonan

– Mesin pemotong, digunakan untuk memotong adonan yang sudah awet menjadi potongan yang sesuai ukuran

– Oven pembakaran, digunakan untuk membakar roti mentah yang sudah dibuat

– Timbangan kue, digunakan untuk menimbang bahan-bahan sesuai keperluan

– Talang, digunakan sebagai wadah bahan yang diperlukan dalam pembuatan roti

– Ember plastik digunakan sebagai wadah bahan yang akan dicampur ke dalam mixer

– Rak, digunakan sebagai tempat menyusun talang-talang yang berisi roti yang siap dibakar

– Pengayak, digunakan untuk mengayak tepung terigu

© Manajemen Sumber Daya Manusia : yaitu aktivitas-aktivitas yang melibatkan perekrutan, pelatihan, pengembangan, dan pemberian kompensasi kepada semua personel.

Strategi dalam perusahaan :

Saat ini Bapak Subaktiar Atan telah memiliki sebanyak 30 orang karyawan, yang masing-masing bekerja pada bagian produksi yang berbeda.

Adapun proses perekrutannya sangat sederhana. Asal mampu bekerja keras dan cepat belajar, maka telah memenuhi persyaratan untuk menjadi karyawan di perusahaan. Jumlah kompensasi pun terus disempurnakan dari waktu ke waktu, agar dapat memenuhi kebutuhan para karyawan dan keluarganya.

© Infrastruktur perusahaan : yang meliputi aktivitas-aktivitas seperti general management, perencanaan, keuangan, akuntansi, hukum, dan relasi pemerintahan, yang diperlukan untuk mendukung kerja seluruh rantai nilai. Melalui infrastruktur ini, perusahaan berusaha dengan efektif dan konsisten mengidentifikasi peluang-peluang dan ancaman-ancaman, mengidentifikasi sumber daya dan kapabilitas, dan mendukung kompetensi inti.

Strategi dalam perusahaan :

Manajemen perusahaan belum tertata baik, berhubung perusahaan ini adalah perusahaan perseorangan. Namun tidak berarti perencanaan tidak menjadi terabaikan.

Fungsi akuntansi masih dilaksanakan secara manual oleh karyawan yang mempunyai kompetensi untuk itu.

Untuk itu disarankan kepada perusahaan agar mulai menata manajemen perusahaan dengan baik dan berusaha mengidentifikasi peluang-peluang dan ancaman-ancaman dari pesaing.

DOKUMENTASI

1. Lampiran Visual Teknologi

clip_image002 clip_image004

clip_image006 clip_image008

clip_image010 clip_image012

clip_image014 clip_image016

clip_image018 clip_image020

  1. Visual Lay Out

clip_image022Syawal dan Deni berdiri berpose bersama pemilik pabrik yang bernama bapak Subaktiar Atan di depan rumah yang sekaligus berfungsi sebagai kantor untuk operasional perusahaan sehari-hari.

clip_image024

Kendaraan angkutan yang digunakan oleh pabrik roti Karunia untuk mendistribusikan produk langsung ke konsumen.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: