jump to navigation

Perencanaan Pajak Oktober 12, 2008

Posted by syairdunk in Edukasi.
trackback

Perencanaan Pajak (Tax Planning)

Perencanaan pajak adalah langkah awal dalam melakukan

manajemen pajak, umumnya selalui dimulai dengan meyakinkan apakh

suatu transaksi tersebut terkena pajak. Bila suatu transaksi tersebut

terkena pajak, apakah dapat diupayakan untuk dikecualikan atau

dikurangi jumlah pajaknya, selanjutnya apakah pembayaran pajak

dimaksud dapat ditunda pembayarannya dan lain sebagainya. Upaya

wajib pajak untuk mengurangi biaya pajak dapat dilakukan dengan tiga

cara (Achmad Tjahjono dan M. Fakri Husain, 2000 :476) antara lain :

a. Penghematan pajak (tax saving), yaitu upaya wajib pajak

mengelakkan utang pajak dengan jalan menahan diri untuk membeli

produk yang ada PPN-nya, mengurangi jam kerja sehingga

penghasilannya kecil dan terhindar dari pajak penghasilan yang besar.

b. Penghindaran pajak (tax avoidance), yaitu upaya wajib pajak tidak

melaksanakan perbuatan yang dikenakan pajak atau manipulasi

penghasilan secara legal (memanfaatkan kelemahan Undang-

undang).

c. Penyelundupan pajak (tax evasion), yaitu upaya wajib pajak dengan

penghindaran pajak secara ilegal (melawan ketentuan Undang-

undang) dengan cara menyembunyikan keadaan yang sebenarnya.

Seperti yang telah diuraikan di atas, pembayaran pajak oleh wajib pajak

kepada negara bukanlah semata iuran warga negara yang bersifat

sukarela. Pembebanan pajak merupakan suatu kewajiban yang harus

dijalankan oleh wajib pajak yang mendasarkan legalitas dari

pelaksanaannya atas dasar undang-undang, yang juga memuat sanksi

yang dikenakan terhadap wajib pajak yang melalaikan pelaksanaan

kewajibannya, baik sengaja maupun tidak.

Tujuan dari perncanaan pajak adalah membuat agar beban

pajak serendah mungkin dengan tidak melanggar undang-undang atau

peraturan perpajakn yang ada. Manfaat perencanaan pajak pada

umumnya adalah:

• Penghematan kas keluar, dalam hal ini perncanaan pajak dapat

mengurangi beban pajak yang merupakan biaya bagi perusahaan.

• Mengatur aliran kas (cash flow), dalam hal ini perncanaan pajak

dapat mengestimasi kebutuhan kas untuk pajak dan menentukan

saat pembayaran sehingga dapat perusahaan menyusun anggaran

kas yang lebih akurat.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: